Attention for All Man: Male Contraception Is Coming!
For sure, you read it right! Birth preventing will not only be taking charge of woman anymore!

Dilansir dari laman telegraph.co.uk, obat kontrasepsi untuk pria ini akan mulai masuk pasar pada tahun 2018—2020. Nantinya akan ada dua metode kontrasepsi pria yaitu suntikan kontrasepsi pria non-hormonal salah satunya bermerk Vasalgel dari Parsemus Foundation dan pil dari tanaman Gandarusa hasil penelitian mahasiswa Universitas Airlangga serta pil Anti-Eppin agent dari US.

Ketiga jenis male contraception ini memiliki sistem bekerja dan sistem berbeda-beda. Suntikan Vasalgel misalnya. Suntik Vasalgel meskipun cairan injeksi dapat memblokir sperma, cairan lainnya dapat masuk. Hal ini dapat mengurangi risiko efek samping.  Berbeda dengan pil Gandarusa. Sistem kerja pil ini adalah mencegah kemampuan sperma untuk memfertilisasi telur. Metode lainnya yakni pil anti-Eppin agent dari US ini memiliki sistem kerja yang kurang lebih sama yakni menargetkan kemampuan sperma berenang.

Male contraception ini pada akhirnya akan segera dirilis, namun sayangnya dilansir dari situs romper.com hasil  survey oleh The Dr Ed menemukan hanya 26% dari 1000 laki-laki Eropa dan Amerika yang tertarik dengan adanya kontrasepsi pria ini. Selebihnya, kebanyakan dari mereka menolak untuk mencobanya. Hal tersebut diartikan bahwa masih banyak pria Amerika yang menolak risiko yang biasa dihadapi para perempuan yang mengonsumsi pil KB.

Padahal, bagi perempuan hal ini akan dapat menjadi life-changing-nya ketika ada seorang pria juga membantunya dalam preventing birth dengan metode lain selain kondom. Dengan adanya kontrasepsi pria ini tidak akan memusnahkan keberadaan kodom. Sebagai metode penghalang, kondom tetap memiliki peran penting melawan infeksi penyakit menular. Namun, kondom sendiri tidaklah cukup untuk pregnancy prevention.

YOUR REACTION?


You may also like

Facebook Conversations